Agar Aman Berkendara, Hindari Tanda-tanda ini Saat Mengemudi

Hindari Ini Saat Mengemudi

thePONSEL.com – Padatnya arus lalu lintas belakangan ini mengakibatkan terkurasnya energi pengemudi lebih besar dari biasanya.

Mau tidak mau, sebagian besar dari pengemudi sering memaksakan fisiknya yang sudah lelah untuk terus mengendarai kendaraannya.

Padahal fisik yang lelah jika terus dipaksakan justru akan sangat berbahaya. Risiko kecelakaan dan hal merugikan lainnya akan sulit untuk dihindari.

Untuk menghindari kecelakaan terjadi, menurut The Real Driving Center (RDC) Indonesia, ada tanda-tanda yang perlu diperhatikan saat mengemudi dan disarankan dapat berhenti sejenak dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan, sebagai berikut:

1. Visibilitas sudah sangat rendah akibat hujan deras

Berkendara saat hujan dikategorikan cukup berbahaya, khususnya saat ujan deras terjadi.

Karena hal tersebut mengganggu visibilitas saat mengemudi, di mana kaca depan mulai buram karena air hujan yang turun bertubi-tubi, kaca samping spion yang berembun dari dalam, hingga cipratan air dari pengguna jalan lainnya.

Hal tersebut memang wajar terjadi jika hujan turun, sehingga Anda perlu memastikan kondisi mobil dalam keadaan baik, terutama wiper kaca depan yang digunakan untuk membersihkan air hujan agar pandangan mata tidak terganggu.

Baca juga:   airasia ride Resmi Mengaspal di Provinsi Bali

Namun jika jarak pandang sudah kurang dari 15 meter dan sulit untuk melihat perjalanan sekitar, Anda disarankan untuk dapat menepi di rest area sampai hujan berhenti guna menghindari kecelakaan yang fatal.

2. Merasa bosan atau sulit berkonsentrasi

Merasa bosan saat mengemudi bukan suatu hal yang baru lagi.

Hal ini sering terjadi yang diakibatkan pengendara yang hanya duduk saja, apalagi saat melakukan perjalanan sendirian tanpa adanya teman berkendara.

Biasanya, perasaan bosan saat menyetir ditandai dengan fokus yang mulai menghilang sehingga bingung menentukan arah, melihat hal tidak penting yang berlalu di sekitar terlalu lama, hingga menempelkan kepala di head rest sambil menghela nafas beberapa kali.

Berbagai upaya dapat dilakukan untuk menghilangkan rasa bosan seperti mendengarkan lagu dan memakan camilan.

Karena mengemudi dengan perasaan senang dapat menghilangkan rasa bosan yang melanda.

Namun jika rasa bosan sudah mengganggu hingga sulit untuk berkonsentrasi, menepilah dan untuk tidak melanjutkan perjalanan agar pengendara tetap aman dan nyaman.

Setelah menepi, Anda dapat keluar dari kendaraan dan melakukan peragangan otot seperti olahraga kecil dan mengatur nafas agak pikiran fresh dan fokus kembali.

Baca juga:   Hyundai dan INVI Kenalkan Kendaraan Listrik Komersial Canggih

3. Mulai menguap

Mulai merasakan kantuk hingga menguap, hilang fokus, dan bahkan sulit untuk membuka mata merupakan tanda yang harus dihindari.

Keadaan ini merupakan peringatan bahwa tubuh sudah kelelahan dan mengantuk sehingga kemungkinan besar dapat menyebabkan microsleep yang sangat membahayakan saat berkendara.

Oleh karena itu, berhentilah berkendara dan menepi untuk beristirahat sejenak atau melakukan peregangan untuk me-refresh otot-otot yang kaku hingga pikiran, memejamkan mata atau tidur sejenak, dan mengonsumsi makanan dan minuman untuk membangkitkan semangat kembali.

Jika tidak memungkinkan untuk berhenti, Anda dapat menyalakan musik up beat yang akan membangun mood.

Namun penting untuk memastikan memiliki istirahat secukupnya sebelum perjalanan hingga membuat rencana perjalanan dengan baik agar pengaturan waktu dapat disesuaikan sehingga dapat berstirahat.

“Berkendara dengan mobil pribadi sudah menjadi kebutuhan masyarakat apalagi sejak dihapuskannya PPKM dan mengharuskan mereka bermobilitas ke tempat kerja dan rumah setiap harinya. Fokus dan konsentrasi penuh merupakan sesuatu yang dibutuhkan dan harus tetap terjaga saat berkendara agar tetap aman dan nyaman. Jika merasa hal-hal yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan, menepilah dan beristirahat sejenak hingga kondisi tubuh kembali dalam kondisi prima. Ciptakan perjalanan yang tak hanya menyenangkan namun juga aman dan nyaman sampai tempat tujuan,” Ujar Laurentius Iwan Pranoto selaku Head of PR, Marcomm & Event Asuransi Astra.

Lindungi kendaraan Anda setiap saatnya dengan asuransi mobil Garda Oto dari Asuransi Astra.

Baca juga:   Perluasan Asuransi Mobil Penting Dimiliki, Ini Alasannya!

Kini Garda Oto hadir guna memudahkan dan melayani dengan cepat para pelanggannya dari proses pembelian asuransi hingga proses klaim untuk perlindungan maksimal secara online melalui Garda Mobile Otocare yang dilengkapi chatbot cerdas GarXia, Garda Akses di nomor 1500112 yang tersedia 24 jam, hingga Garda Center atau kantor cabang Asuransi Astra terdekat.

Nikmati promo cicilan kartu kredit 0% periode 1-31 Januari 2023 berlaku untuk semua produk Garda Oto baik Comprehensive Premium Package, Comprehensive, Comprehensive Lite Package, dan Total Loss Only melalui website gardaoto.com atau aplikasi Garda Mobile.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments