AwanTunai Raih Pendanaan Senilai USD 8,5 Juta

AwanTunai

thePONSEL.comAwanTunai mendapatkan USD 8,5 juta dari pendanaan ekuitas baru yang diberikan oleh The International Finance Corporation (IFC) sebagai investor baru.

Sebelumnya, AwanTunai juga mendapatkan suntikan dana dari Global Brain, Insignia Ventures, dan OCBC NISP Ventura.

Bank Danamon juga ikut memperluas fasilitas finansial untuk mendukung kolaborasi bersama untuk pembiayaan UMKM Indonesia.

Pendanaan tersebut memberikan pembiayaan pembelian persediaan kepada pemasok FMCG dan pedagang grosir mikro.

Putaran pendanaan ini akan digunakan untuk mendanai ekspansi nasional dalam melanjutkan komitmen AwanTunai untuk memajukan dan memberdayakan UKM mikro Indonesia dengan menyediakan akses pembiayaan yang terjangkau dan cepat.

“AwanTunai membangun infrastruktur rantai pasok untuk mendigitalisasi transaksi pembelian stok barang UMKM tradisional. Data tersebut efektif untuk manajemen risiko kredit dan membuka UMKM tradisional untuk mengakses modal kerja institutional dari mitra perbankan kami. Kami harap AwanTunai menjadi platform yang memungkinkan seluruh industri perbankan Indonesia untuk meraih jutaan UMKM tradisional yang sebelumnya belum dapat untuk dilayani.” ucap Dino Setiawan, Chief Executive Officer dari AwanTunai.

Sampai Juli 2021, AwanTunai sudah bekerja sama dengan 300 lebih partner supplier untuk membantu toko grosir tradisional mendigitalisasi dan membiayai operasional mereka

Baca juga:   Foxconn Gaji Tenaga Kerja Indonesia di Atas UMR?

Serta memfasilitasi warung dan toko kelontongan melalui pembelian stok barang dengan harga terjangkau dan pemesanan daring terintegrasi melalui aplikasi seluler AwanToko.

“Sektor UMKM dalam banyak hal merupakan urat nadi perekonomian Indonesia, menyediakan jutaan pekerjaan, dan yang terpenting, sumber pendapatan utama bagi pengusaha perempuan. Tetapi pertumbuhan sektor vital ini juga terhambat oleh kurangnya akses keuangan, dan belakangan ini oleh dampak pandemi COVID-19. Investasi ini akan memberikan dukungan yang sangat dibutuhkan bagi pengecer mikro, sekaligus membantu mereka memodernisasi dan mengembangkan bisnis mereka.” ucap Azam Khan, Country Manager IFC untuk Indonesia dan Timor-Leste.

AwanTunai sudah melayani lebih 70.000 pengguna usaha mikro, dengan penambahan jumlah warung dari seluruh kota-kota besar di Indonesia.

“Memiliki kemitraan sejak dini dengan AwanTunai, tidak hanya memberikan kami privilese untuk bekerjasama dengan Dino beserta timnya untuk mendigitalisasi rantai pasok FMCG di Indonesia, sekaligus dapat mengembangkan pembiayaan berbasis pembelian kebutuhan operasional pengusaha kecil dan toko grosir melalui platform AwanTunai,” kata Yinglan Tan, Founding Managing Partner dari Insignia Ventures Partners, Insignia Group.

UMKM dapat membeli stok barang mereka secara daring melalui aplikasi seluler AwanToko dan dapat mengakses pembiayaan terjangkau melalui proses pendaftaran sederhana menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments