thePONSEL.comthePONSEL.com
  • Home
  • News
    • Event
    • Operator
    • Preview
    • Vendor
  • Gadget
  • Game & Apps
  • Review
  • Rekomendasi
  • Tips & Trik
  • Lifestyle
    • Autos
    • Fintech
Search
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
@Copyright 2024 | theponsel.com
Reading: Startup Dagangan Hadir di 8.000 Desa Tanpa Ongkos Kirim
Share
Aa
thePONSEL.comthePONSEL.com
Aa
  • Home
  • News
  • Gadget
  • Game & Apps
  • Review
  • Rekomendasi
  • Tips & Trik
  • Lifestyle
Search
  • Home
  • News
    • Event
    • Operator
    • Preview
    • Vendor
  • Gadget
  • Game & Apps
  • Review
  • Rekomendasi
  • Tips & Trik
  • Lifestyle
    • Autos
    • Fintech
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
@Copyright 2024 | theponsel.com
thePONSEL.com > thePONSEL.com | Review, Harga, Spesifikasi, Gadget, dan, HP > News > Startup Dagangan Hadir di 8.000 Desa Tanpa Ongkos Kirim
News

Startup Dagangan Hadir di 8.000 Desa Tanpa Ongkos Kirim

thePONSEL.com
thePONSEL.com Published February 8, 2022
Share
4 Min Read
Dagangan

thePONSEL.com – Dagangan memperkenalkan layanan social commerce untuk masyarakat di wilayah rural atau pedesaan, sehingga dapat berbelanja dari rumah dan barang belanjaannya dikirim langsung dalam 1×24 jam tanpa ongkos kirim.

Efisiensi waktu dan biaya yang ditawarkan Dagangan menjadi opsi yang menguntungkan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di desa maupun daerah kecil lainnya yang harus menempuh waktu hingga 2-3 jam perjalanan hanya untuk berbelanja di kota terdekat.

Salah satu pengguna Dagangan, Ibu Suherna dari Desa Prapag Lor, Kecamatan Losari, Brebes, membenarkan hal ini.

“Biasanya saya membutuhkan waktu 2-3 jam untuk menuju pasar dan membeli stok kebutuhan pokok. Namun, semenjak menggunakan aplikasi Dagangan, saya dapat menghemat waktu dan biaya. Saya bisa belanja dari rumah dan barang pesanan langsung diantar ke rumah,” ungkap Suherna.

Unicef melaporkan, selama pandemi Covid-19, lebih dari 20% masyarakat di area pedesaan mengalami pembengkakan biaya untuk kebutuhan pokok sebagai akibat dari terbatasnya mobilitas.

Baca juga:   Motorola Edge 50 Neo unggulkan Desain Premium dan Berstandar Militer

Masyarakat membutuhkan waktu yang lebih lama dan biaya lebih besar hanya untuk membeli keperluan sehari-hari.

“Akses terhadap pemenuhan kebutuhan pokok secara lebih cepat dan mudah yang diciptakan Dagangan diharapkan dapat mengakselerasi pemerataan ekonomi. Masyarakat yang tinggal di desa kini memiliki kesempatan yang sama dengan masyarakat perkotaan dalam hal pemenuhan kebutuhan sehari-hari secara lengkap dan terjangkau, tanpa mengeluarkan biaya tambahan untuk pengiriman”, ungkap Ryan Manafe, CEO dan Co-founder Dagangan.

Model operasional hubs-and-spoke

Melayani masyarakat yang tinggal di daerah, atau wilayah Tier 3 dan 4, mulai menjadi perhatian di berbagai lini bisnis di Indonesia, terutama bisnis ritel.

Hal ini mengacu kepada fakta bahwa tiga dari lima orang Indonesia, pemegang ekonomi terbesar di Asia Tenggara, tinggal di luar wilayah perkotaan.

Hal ini menjadikan Dagangan, yang memilih untuk memfokuskan operasionalnya pada area Tier 3 dan 4, memiliki posisi yang kuat dalam rantai nilai pasok.

Baca juga:   Saingi iPhone 6s Plus, Asus Zenfone 3 Deluxe Dibanderol Lebih Murah

Berangkat dari adanya kesenjangan terhadap akses kebutuhan sehari-hari di wilayah pedesaan, Dagangan mengimplementasikan model operasional hubs-and-spoke.

Startup ini menjalin sinergi dengan tokoh masyarakat, pengusaha lokal, dan UMKM, di daerah pedesaan yang memegang peranan penting dalam berinteraksi dengan warga sekitar.

Pendekatan ini dinilai tepat dan efisien terutama untuk penetrasi ke daerah rural yang sebelumnya sulit dijangkau.

“Model operasional hubs-and-spoke ini membantu para produsen besar baik skala nasional maupun internasional, untuk menjangkau daerah yang sebelumnya sulit dijangkau karena keterbatasan logistik. Saat ini kami memiliki lebih dari 40 hubs yang tersebar di beberapa titik di area rural sehingga pengiriman kebutuhan pokok ke konsumen menjadi lebih cepat dengan biaya logistik yang lebih efisien,” ujar Maha Willy Chandra, COO dan Co-founder Dagangan.

Model bisnis Dagangan menjadikan warga desa mampu memperoleh keuntungan dari partisipasinya sebagai distributor, reseller, maupun agen berbagai barang kebutuhan primer, dan bahkan sebagai pemilik warung atau pembeli eceran.

Baca juga:   Pelaku Usaha Kuliner Youtap di Medan Meningkat 122%

Selain itu, Dagangan juga mendukung pemberdayaan masyarakat dalam berwirausaha dengan memfasilitasi para produsen produk lokal unggulan dari berbagai daerah, untuk mengakses pasar yang lebih luas.

Kini ada ratusan produk lokal yang telah menjangkau pasar nasional melalui berbagai saluran distribusi, baik tradisional, modern, maupun digital.

Hingga saat ini, Dagangan telah melayani lebih dari 100.000 transaksi dan menjangkau lebih dari 8.000 desa di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ke depannya, Dagangan akan terus memperluas cakupan operasionalnya, baik di Jawa maupun luar pulau, sehingga lebih banyak lagi penduduk rural di Indonesia yang dapat menikmati layanannya.

0 0 votes
Article Rating
TAGGED: Dagangan, Social Commerce, StartUp, Toko Online
thePONSEL.com February 8, 2022
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
By thePONSEL.com
Follow:
thePONSEL.com merupakan portal informasi yang membahas seputar gadget, smartphone, laptop, kamera, aplikasi, game serta lifestyle. Silakan kontak kami di theponsel@gmail.com
Previous Article Sentra Vaksinasi Booster COVID-19 GoTix Buka Sentra Vaksinasi Booster COVID-19 di Senayan Park
Next Article Truecaller Truecaller Bakal Pre-Installed di 100 Juta Smartphone
Leave a comment Leave a comment
Subscribe
Notify of
guest

guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Lates News

RUPST Indosat 2026

RUPST Indosat 2026 Setujui Pembagian Dividen Rp3,57 Triliun untuk Pemegang Saham

May 6, 2026 / AI, Dividen ISAT, Indosat, News, RUPST, Teknologi Indonesia, Telco
Galeri IM3 dan 3Store Terpadu

Indosat Hadirkan Gerai IM3 dan 3Store Terpadu di 5 Kota

May 6, 2026 / 3Store, Galeri Baru, Gerai Baru, Gerai IM3, Indosat, Layanan, News, Paket Data, Store
Google Gemini Indosat_Hendra Wiradi

Cukup Beli Paket Data, Pelanggan Indosat Bisa Akses Gratis Gemini Plus

April 8, 2026 / bundling, Gemini, Gemini AI Plus, Google, Harga, IM3, Indosat, Isi Ulang, News, Paket Data, SATSPAM+, Tri Indonesia
Samsung Bespoke AI Home

Samsung Hadirkan Solusi Cerdas Bespoke AI Home, Bikin Ramadan Lebih Praktis

March 17, 2026 / Bespoke AI Home, BESPOKE Refrigerator, Lifestyle, Mesin Cuci, News, Ramadan, Samsung
Bank Syariah Nasional

Gandeng APSI, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Properti Syariah

March 17, 2026 / APSI, Bank Syariah Nasional, Ekonomi Syariah Indonesia, Fintech, Hunian Syariah, News, Properti Syariah
  • 1
  • 2
  • 3
  • …
  • 1,829
  • ›
Loading...

Anda Mungkin Tertarik

RUPST Indosat 2026
News

RUPST Indosat 2026 Setujui Pembagian Dividen Rp3,57 Triliun untuk Pemegang Saham

May 6, 2026
Galeri IM3 dan 3Store Terpadu
News

Indosat Hadirkan Gerai IM3 dan 3Store Terpadu di 5 Kota

May 6, 2026
Google Gemini Indosat_Hendra Wiradi
News

Cukup Beli Paket Data, Pelanggan Indosat Bisa Akses Gratis Gemini Plus

April 8, 2026
Samsung Bespoke AI Home
LifestyleNews

Samsung Hadirkan Solusi Cerdas Bespoke AI Home, Bikin Ramadan Lebih Praktis

March 17, 2026
Show More
thePONSEL.comthePONSEL.com
Follow US

@Copyright 2026 | theponsel.com

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber

Add thePONSEL.com to your Homescreen!

Add

Removed from reading list

Undo
wpDiscuz
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?